DISKUSI PENDIDIKAN

Wednesday, June 07, 2006

Bocoran dikit


katanya sih begini standar isi 2006

kiriman KURNIAWAN

Aku bersama-sama guru-guru kelasVII di SMP-ku berupaya menerapkanKBM dan Penilaian Kelas yang bersifat "Competency Oriented",serta memberikan kebebasan kepadaguru untuk memilih materi, pengalaman belajar dan memilih carapenilai.Setelah satu tahun berjalan, kamimerasakan betul-betul untuk menuntaskan semua kompetensi dasarbenar-benar berat.
Kami telah mengupayakan remidi. Penerimaan rapor kami tunda menantikansemua anak menuntaskan semuakompetensinya. Tetap sajaada sebagian anak yang belum menuntaskan semua kompetensinya.Coba bayangkan, sampai saat hampir habis semester II, hanya 80% anakyang sudah menuntaskan kompetensi di semester I.Kesimpulannya, rumusan kompetensimaupun indikatornya masih terlalu berat untuk dikuasai.Sehingga kami setuju dengan adanyapenyederhanaan rumusan kompetensidan penyederhanaan materi.Hanya sajak saya berpendapat membuat standarisasi materi mempunyai sisi negatif. Sekolah yang tidak memahami dan peduli bahwa guru mempunyai kewenangan"mengembangkan kurikulum" akanterus melakukan KBM yang berorientasi penguasaan pada materi, bukan penguasaan kompetensi.Di lapangan basih sangat banyakguru yang mengajar untuk "menghabiskan materi" dari buku inidan itu. Mereka menganggap denganmenyampaikan materi dalam buku berlabel Kurikulum 2004, merekatelah melaksanakan Kurikulum 2004dengan benar. Dengan adanya rumusan materi yang distandarisasimenjadikan mereka semakin meyakini hal tersebut.Buat apa membuat pengalaman belajaryang beraneka ragam? Toh penguasaanmateri tetap menjadi indikatorutama kenaikan kelas dan kelulusan!
12:06 AM

Monday, May 29, 2006

DISKUSI PENDIDIKAN

saat nya kita ungkapkan segala rasa dan pikir tentang pendidikan di tanah air ini.
bagaimana tentang BSNP?
kurikkulum yang diluncurkan ketika tepat akan mengajar dengan indikator yang hgarus dibuat oleh guru... kapankan waktunya?
dampak dari unas yang dipaksakan,
sdm guru yang minim
siapa sesungguhnya yang merancang pendidikan kita?
apakah mereka sungguh - sungguh memikirkannya tau hanya mengejar proyek disana sini?
apakah anda memiliki info yang bermanfaat bagi semua silahkan komentar tanpa sensor.